Browsing all articles from May, 2010

Dibalik penghinaan agama Islam.

Author Oleh DS Rachmat     Pada 20 May 2010     8 komentar    

Entah yang keberapa kalinya Islam dihina & dilecehkan. Saat ini ada pihak yang menyelenggarakan perlombaan menggambar Nabi Muhammad SAW, bagi saya dan semua umat Islam lainnya, kabar ini lebih dari sekedar tidak mengenakan. Namun apa boleh buat, inilah realita yang harus kami hadapi.

Saya mencoba untuk mengambil hikmah dibalik ini semua.

Tentu kita masih inget peristiwa 911 di Amerika Serikat. Gedung kembar WTC menjadi serangan dua pesawat yang meruntuhkan kedua gedung simbol perekonomian AS itu. Seluruh dunia terkaget-kaget luar biasa, betapa tidak, bagaimana mungkin sebuah negara yang mempunyai perlengkapan supercanggih, bisa kecolongan. Peristiwa ini menjadi sumber fitnah bagi umat Islam di seluruh dunia, Islam dituduh sebagai teroris, kejam memang. Selengkapnya…

Jalan pagi sambil berwisata rohani

Author Oleh DS Rachmat     Pada 16 May 2010     0 komentar    

Entah yang keberapa kalinya saya jalan-jalan menyusuri alam Sukabumi yang asri dan alami. Pepohonan hijau yang masih berdiri kokoh dan perkebunan teh bak hamparan karpet, masih bisa ditemui di sini.

Mata yang terbiasa melihat hilir mudik kuda besi, terobati dengan hijaunya alam pegunungan.

“Sungguh beruntung saya dilahirkan di Sukabumi.” gumam saya. Selengkapnya…

Menjadi yang terbaik

Author Oleh DS Rachmat     Pada 12 May 2010     9 komentar    

Saya tersenyum geli melihat status Yahoo Messenger teman chating saya, tertulis “Cari pacar yg terbaik”. Sebetulnya statusnya sudah terpampang dari hari kemarin.

Ya, setiap orang menginginkan sesuatu yang terbaik, baik itu berupa benda, karir, masa depan bahkan teman hidup. Namun apakah kita sudah menjadi yang terbaik? bukankah sesuatu yang terbaik yang kita idam-idamkan, mengharapkan yang terbaik pula. Selengkapnya…

Belajar pada pemulung

Author Oleh DS Rachmat     Pada 12 May 2010     4 komentar    

Seperti biasa, saya jalan kaki dari rumah ke tempat pangkalan angkot, untuk menuju tempat usaha saya. Letaknya tidak terlalu jauh, kurang dari 5 KM.

Di tengah perjalanan saya selalu mengamati sekeliling, ada banyak hal yang saya temui, hal-hal yang membuat saya lebih bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Pagi ini saya berpapasan dengan dua orang pemulung, umurnya sudah cukup pantas memiliki cucu.

Saya tidak berani menatap dalam-dalam terhadap mereka, karena saya akan meneteskan air mata. Selengkapnya…