BBM kok naik lagi…!
ShareSebuah ungkapan yang wajar di tengah kabar pemerintah akan menaikan harga BBM. Anda kecewa, biasa saja atau menganggap sebuah peristiwa yang wajar di tengah kenaikan harga minyak dunia yang melambung tinggi?
Apapun pendapat Anda itul hak Anda dalam mengungkapkan pendapat, namun saya ingin mengajak kita semua kepada situasi yang lebih nyaman dan elegan jauh dari cacian, makian atau umpatan.
![]() |
Faktanya harga minyak dunia saat ini sudah melebihi dari asumsi APBD pemerintah, saat ini saja harga minyak dunia sudah melebihi angka $120 per barel, tidak bisa dipungkiri lagi kenaikan ini berdampak besar dengan anggaran belanja pemerintah kita, namun bukan itu yang ingin saya sampaikan pada tulisan ini.
Setidaknya ada dua pandangani dari masyarakat kita dalam menghadapi kenaikan BBM ini, pesimis dan optimis.
Bagi kaum pesimistis, menganggap bahwa mereka tidak akan sanggup lagi menanggung biaya hidup yang sudah diluar kemampuannya, mereka akan menderita, karena saat ini saja sudah menderita, apalagi kalau BBM naik. Bahkan pendapat semacam ini didukung oleh berbagai media pemberitaan yang memberikan fakta-fakta yang seolah-olah mengiyakan pendapat mereka.
Bagi kaum optimistis, menganggap bahwa kenaikan BBM merupakan salah satu tantangan hidup yang mau tidak mau atau diharapkan ataupun tidak, akan tetap terjadi. Entah itu dalam bentuk kenaikan BBM, kenaikan bahan pokok atau tantangan dalam bentuk lain yang menguji mental kita.
Kalau boleh saya berpendapat, saya lebih setuju pendapat yang kedua, memang betul kita tidak akan lepas dari ujian hidup. Bagi Anda kaum pesimistis, adalah hal yang wajar jika berpendapat demikian, namun saya ingin mengajak Anda flashback, bukankah kita sudah mengalami beberapa kenaikan BBM, bahan pokok, biaya pendidikan beberapa waktu lalu, bahkan kita pernah mengalami keadaan ekonomi yang paling buruk yaitu pada tahun 1998.
Tapi lihat sekarang!, bukankah kita masih hidup, masih menghirup udara segar, masih bisa makan dan minum dengan cukup, bahkan masih bisa merasakan duduk di bangku pendidikan.
Ayolah..! Hidup hanya sekali, jangan habiskan waktu kita hanya dengan cacian, makian dan umpatan. Menjalani hidup dengan penuh keikhlasan dan kesabaran akan memperindah lukisan hidup kita yang kelak akan kita persembahkan kepada anak dan cucu kita.
Hidup adalah pilihan, silahkan Anda memilih jalan pikiran Anda.
Semoga dapat menginspirasi.
Salam
DS Rachmat
Post comment
Views
- Belajar pada pemulung - 729 views
- Menjadi yang terbaik - 683 views
- Dibalik penghinaan agama Islam. - 545 views
- Kick Andy – Mas Sugeng aja bisa jadi Inspirator - 319 views
- Arsip Inspiratif - 316 views
- Apa yang sudah anda siapkan untuk menghadapi kematian? - 225 views
- Michael Heart berjuang melalui lagu - 173 views
- Indonesia hanya akan bangkit di tangan wanita - 168 views
- Jalan pagi sambil berwisata rohani - 159 views
- Adi Chandra penemu motor angin - 115 views

