<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inspiratif.Com - Inspirasi Positif. &#187; BBM</title>
	<atom:link href="http://www.inspiratif.com/tag/bbm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.inspiratif.com</link>
	<description>Tulisan, kisah dan cerita inspiratif untuk direnungkan.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 May 2010 02:43:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Sepeda motor berbahan bakar biogas ciptaan Bambang Permadi</title>
		<link>http://www.inspiratif.com/sepeda-motor-berbahan-bakar-biogas-ciptaan-bambang-permadi/</link>
		<comments>http://www.inspiratif.com/sepeda-motor-berbahan-bakar-biogas-ciptaan-bambang-permadi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 05:30:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DS Rachmat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Adi Chandra]]></category>
		<category><![CDATA[Bambang Permadi]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[biogas]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kotoran sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda motor]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor angin]]></category>
		<category><![CDATA[solusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inspiratif.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Mengganti minyak tanah atau gas elpiji dengan biogas mungkin sudah bukan hal yang aneh lagi. Namun ternyata bahan bakar yang berasal dari kotoran hewan ini bisa dijadikan sebagai penggerak sepeda motor.

Adalah Bambang Permadi yang telah berhasil membuat energi alternatif yang berasal dari kotoran sapi untuk sepeda motornya. Kotoran sapi ini diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengganti minyak tanah atau gas elpiji dengan biogas mungkin sudah bukan hal yang aneh lagi. Namun ternyata bahan bakar yang berasal dari kotoran hewan ini bisa dijadikan sebagai penggerak sepeda motor.<br />
<span id="more-50"></span><br />
Adalah Bambang Permadi yang telah berhasil membuat energi alternatif yang berasal dari <strong>kotoran sapi </strong>untuk sepeda motornya. Kotoran sapi ini diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan bahan bakar gas yang kemudian disalurkan ke tabung untuk menggerakan mesin sepeda motornya.</p>
<table>
<tr>
<td><img src="http://inspiratif.com/images/ads/square/default.png"/></td>
<td><!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=8f3xW%2BN6h7g%3D&#038;cid=1mKE6FR8OXo%3D&#038;chan=0NxsFGASQ1M%3D&#038;type=5&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=3D81EE" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></td>
</tr>
</table>
<p>Pembuatannya cukup mudah, kotoran sapi yang sudah dicampur dengan air dimasukan kedalam drum yang kedap udara, disimpan selama kurang lebih tiga hari. Setelah terbentuk menjadi gas, gas tersebut disalurkan ke dalam ban dalam bekas melalui selang, setelah itu disalurkan kembali ke tabung gas yang menjadi tempat penyimpanan <strong>bahan bakar biogas</strong> ini pada sepeda motor.</p>
<p>Memang penggunaannya belum praktis, karena tabung yang berisi biogas ini harus disimpan di sepeda motornya. Namun seiring dengan berjalannya waktu, <a href="http://www.inspiratif.com">penemuan </a>ini dapat disempurnakan, sehingga suatu saat sepeda motor jenis ini dapat memasyarakat seperti sepeda motor yang ada sekarang.</p>
<p>Beberapa hari yang lalu saya menulis penemuan sejenis yang dilakukan oleh <a href="http://www.inspiratif.com/2008/06/09/adi-chandra-penemu-motor-angin/">Adi Chandra</a> sang penemu <a href="http://www.inspiratif.com/2008/06/09/adi-chandra-penemu-motor-angin/">“sepeda motor angin</a>”. Dua anak bangsa yang telah mampu memberikan <a href="http://www.inspiratif.com">solusi </a>kepada kita ditengah-tengah naiknya harga BBM dunia.</p>
<p>Lahirnya <a href="http://www.inspiratif.com/2008/06/09/adi-chandra-penemu-motor-angin/">“sepeda motor angin</a>” dan <a href="http://www.inspiratif.com">“sepeda motor biogas</a>” ini merupakan sebuah cerminan bangsa yang kreatif. Bagaimana tidak ketika sebagian dari kita sibuk <a href="http://www.inspiratif.com/2008/05/22/demonstrasi-menolak-kenaikan-bbm-efektifkah/">memprotes kenaikan BBM</a>, mereka mampu berkreasi dengan kemampuannya</p>
<p>Ayo siapa lagi? </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inspiratif.com/sepeda-motor-berbahan-bakar-biogas-ciptaan-bambang-permadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meraih Popularitas Di Atas Perut Rakyat Demi Kekuasaan.</title>
		<link>http://www.inspiratif.com/meraih-popularitas-di-atas-perut-rakyat-demi-kekuasaan/</link>
		<comments>http://www.inspiratif.com/meraih-popularitas-di-atas-perut-rakyat-demi-kekuasaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 08:29:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DS Rachmat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[kekuasaan]]></category>
		<category><![CDATA[keserakahan]]></category>
		<category><![CDATA[Politikus]]></category>
		<category><![CDATA[popularitas]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[wakil rakyat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inspiratif.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Apabila kita perhatikan beberapa bulan belakangan ini , mata kita diakrabi dengan iklan para politikus yang sedang membangun popularitas dan imej di mata rakyat Indonesia, menjelang pemilihan Presiden 2009. Konon katanya iklan yang ditayangkan di televisi nasional ini akan berlangsung selama sembilan bulan, saya jadi bertanya-tanya berapa dana yang digelontorkan untuk tujuan tersebut dan darimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apabila kita perhatikan beberapa bulan belakangan ini , mata kita diakrabi dengan iklan para <a href="http://www.inspiratif.com/2008/07/11/film-pendek-ala-politikus/">politikus</a> yang sedang membangun popularitas dan imej di mata rakyat Indonesia, menjelang pemilihan <a href="http://www.inspiratif.com/2008/06/09/wawancara-eksklusif-presiden-susilo-bambang-yudoyono/">Presiden</a> 2009. Konon katanya iklan yang ditayangkan di televisi nasional ini akan berlangsung selama sembilan bulan, saya jadi bertanya-tanya berapa dana yang digelontorkan untuk tujuan tersebut dan darimana uangnya berasal.<span id="more-42"></span></p>
<div class="square">
<p>
<!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=8f3xW%2BN6h7g%3D&#038;cid=1mKE6FR8OXo%3D&#038;chan=0NxsFGASQ1M%3D&#038;type=5&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=3D81EE" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ -->
</p>
</div>
<p>Disatu sisi sebagian rakyat kita sedang berjuang menghadapi berbagai kenaikan yang disebabkan kebijakan pemerintah mengurangi subsidi BBM. Kebijakan ini berdampak pada kenaikan bahan pokok, kenaikan ongkos transportasi, dll.</p>
<p>Akan terasa sangat kontras bila kedua kondisi di atas disandingkan, disatu sisi ada segelintir orang yang menghambur-hamburkan uang demi meraih kekuasaan, di sisi lain mayoritas masyarakat kita sedang kekurangan uang untuk menghidupi dirinya dan keluarganya.</p>
<p>Hati nurani kita sudah pasti bisa menilai. Layakah orang-orang seperti mereka kita pilih menjadi Presiden? Apakah mereka akan memikirkan rakyatnya keitka menjabat kelak? Itu semua hati nurani kita yang bisa menjawab. Saya yakin rakyat kita sudah semakin cerdas.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inspiratif.com/meraih-popularitas-di-atas-perut-rakyat-demi-kekuasaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Demonstrasi Menolak Kenaikan BBM, Efektifkah?</title>
		<link>http://www.inspiratif.com/demonstrasi-menolak-kenaikan-bbm-efektifkah/</link>
		<comments>http://www.inspiratif.com/demonstrasi-menolak-kenaikan-bbm-efektifkah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 May 2008 09:57:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DS Rachmat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[intelektual]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[politikus busuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsrachmat.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini sudah bukan pemandangan yang aneh lagi menyaksikan tayangan demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah kalangan masyarakat termasuk mahasiswa, yang terjadi di hampir setiap sudut kota. Pertanyaannya efektifkah upaya itu? Apakah dengan berdemonstrasi akan menurunkan harga BBM dunia? Apakah dengan demikian beban masyarakat menjadi ringan? 
Tentu kita masih ingat pada masa pemerintahan sebelumnya, BBM mengalami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini sudah bukan pemandangan yang aneh lagi menyaksikan tayangan demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah kalangan masyarakat termasuk mahasiswa, yang terjadi di hampir setiap sudut kota. Pertanyaannya efektifkah upaya itu? Apakah dengan berdemonstrasi akan menurunkan harga BBM dunia? Apakah dengan demikian beban masyarakat menjadi ringan? <span id="more-38"></span></p>
<p>Tentu kita masih ingat pada masa pemerintahan sebelumnya, BBM mengalami beberapa kali kenaikan. Aksi demonstrasipun mewarnai <a href="http://www.inspiratif.com/2008/05/13/solusi-kenaikan-bbm/">kenaikan BBM</a> kala itu. Diikuti dengan tuntutan untuk menurunkan presiden. Hasilnya BBM tetap naik, presidennyapun tetap diganti.</p>
<div class="square">
<p>
<!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=8f3xW%2BN6h7g%3D&#038;cid=1mKE6FR8OXo%3D&#038;chan=0NxsFGASQ1M%3D&#038;type=5&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=3D81EE" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ -->
</p>
</div>
<p>Demonstrasi hanya menyisakan kerusakan dan korban jiwa di kedua belah pihak. Kantor-kantor pemerintahan yang menjadi lokasi menyampaikan aspirasipun dirusak, padahal biaya perbaikannya dibebankan kepada rakyat.</p>
<p>Entah kapan bangsa ini mampu bersikap arif dan bijaksana. Demonstrasi adalah hak setiap warga negara Indonesia, karena Indonesia menganut sistem pemerintahan demokrasi.</p>
<p>Namun apakah tidak ada cara lain yang lebih elegan dalam menghadapi <a href="http://www.inspiratif.com/2008/05/17/bbm-naik-apa-solusi-anda/">kenaikan BBM</a> saat ini. Para kaum intelektual-mahasiswa, seharusnya memiliki solusi yang cerdas. Saran saya cukup sederhana, kumpulkan semua perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia, lakukan diskusi nasional, cari solusi secerdas mungkin, tampung aspirasi anggota masyarakat, pecahkan bersama-sama, prioritaskan kepentingan masyarakat banyak, ambil keputusan yang terbaik, berikan draftnya kepada pemerintah, lakukan upaya ini sebagai sumbangsih kaum intelektual kepada bangsanya.</p>
<p>Saya pikir jika kaum intelektualnya melakukan upaya seperti itu, komentator, <a href="http://www.inspiratif.com/2008/07/11/film-pendek-ala-politikus/">politikus</a> dan<br />
ekonompun akan tersipu malu. Rakyatpun akan bertepuk tangan berterima kasih. Tidak ada pihak yang menyakiti dan tersakiti.</p>
<p>Saya titip pesan kepada mahasiswa yang kerapkali melakukan demonstrasi, hati-hati! aksi anda ditunggangi oleh para politikus busuk yang haus kekuasaan. Ingat! masa depan bangsa ini milik anda semua, kalau saat ini anda turut serta memperbaiki kondisi bangsa ini, maka masa depan andapun akan cerah.</p>
<p>Hanya dengan pemikiran cerdas dan hati yang bersih masalah akan terselesaikan dengan baik.</p>
<p>Bagaimana menurut anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inspiratif.com/demonstrasi-menolak-kenaikan-bbm-efektifkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solusi dan Kreatifitas Dibalik Kenaikan BBM</title>
		<link>http://www.inspiratif.com/solusi-kreatifitas-dibalik-kenaikan-bbm/</link>
		<comments>http://www.inspiratif.com/solusi-kreatifitas-dibalik-kenaikan-bbm/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 02:30:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DS Rachmat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatifitas]]></category>
		<category><![CDATA[listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pandeglang]]></category>
		<category><![CDATA[solusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsrachmat.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Jika ada orang yang menghadapi kenaikan BBM ini dengan cacian, makian, keluhan, rengekan itu hal yang sudah biasa, namun lain halnya dengan orang yang mempunyai iman dan keyakinan yang bulat atas janji Allah kepada ummatnya. Bahwa setiap makhluk di muka bumi ini telah dijamin rejekinya. 
Inpirasi yang ingin saya bagikan disini adalah ternyata ada sebagian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika ada orang yang menghadapi kenaikan BBM ini dengan cacian, makian, keluhan, rengekan itu hal yang sudah biasa, namun lain halnya dengan orang yang mempunyai iman dan keyakinan yang bulat atas janji Allah kepada ummatnya. Bahwa setiap makhluk di muka bumi ini telah dijamin rejekinya. </p>
<p><a href="http://www.inspiratif.com">Inpirasi</a> yang ingin saya bagikan disini adalah ternyata ada sebagian orang yang telah menggunakan segenap akal dan pikirannya untuk mengatasi dampak kenaikan BBM saat ini. Adalah warga Desa Sindang Kerta, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, Banten yang telah berhasil memanfaatkan <a href="http://www.inspiratif.com/2008/05/31/blue-energy-antara-realita-dan-keniscayaan/">energi</a> surya sebagai tenaga listrik untuk penerangan rumah.<span id="more-36"></span></p>
<p>Tidak ketinggalan juga warga Padang yang sudah memanfaatkan aliran irigasi dari Sungai Batang Kuranji untuk menggerakan Lasuang &#8211; alat penumbuk beras.</p>
<p>Dua cerita di atas merupakan contoh nyata yang bisa kita teladani, bahwa benar; cacian, makian, keluhan dan rengekan tidak akan menyelesaikan masalah kenaikan BBM, yang bisa kita lakukan adalah mencari solusinya, karena dengan solusi efek kenaikan BBM ini lebih ringan dihadapi bahkan membawa hikmah yang luar biasa.</p>
<p>Ingat kiprah seorang Ibu dari Garut, Ibu Uni. Dibantu oleh warga setempat beliau telah berhasil membuat listrik secara mandiri dari aliran air sungai.</p>
<p>Ternyata dengan mencari <a href="http://www.inspiratif.com">solusi</a> dari segala permasalahan yang kita hadapi, hidup ini lebih indah untuk dijalani. Tanpa tarik urat saraf, tanpa memacetkan lalu lintas karena berdemo, tanpa kehausan berteriak di depan gedung DPR/MPR, tanpa mengerutkan dahi karena mendengar para politisi berpolemik dan beropini.</p>
<p>Ingat! rakyat butuh solusi bukan opini apalagi polemik, karena mereka makan nasi dan minum air yang lebih mengenyangkan mereka.</p>
<p>Kedua cerita diatas diambil dari liputan6.com, saya berharap seluruh media memberikan informasi yang berimbang, tampilkan juga berita-berita inspiratif yang memacu bangsa ini untuk kreatif, berfikir dewasa dan cerdas.</p>
<p>Saya berharap liputan6 dan media lainnya tidak berhenti pada dua kisah diatas saja. Sebetulnya banyak sekali anak bangsa yang mempunyai kreatifitas yang luar biasa, namun sayangnya mereka jarang diekspos apalagi di wawancara eksklusif.</p>
<p>Nah sekarang giliran Anda yang memberikan solusi. Apa solusi Anda?</p>
<p>Semoga menginspirasi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inspiratif.com/solusi-kreatifitas-dibalik-kenaikan-bbm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solusi Kenaikan BBM</title>
		<link>http://www.inspiratif.com/solusi-kenaikan-bbm/</link>
		<comments>http://www.inspiratif.com/solusi-kenaikan-bbm/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 00:17:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DS Rachmat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatifitas]]></category>
		<category><![CDATA[MPR]]></category>
		<category><![CDATA[solusi]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi Kenaikan BBM]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsrachmat.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Pemberlakuan kenaikan BBM semakin dekat (menurut pemerintah akhir mei ini), Besaran kenaikannya berkisar 25 persen sampai 30 persen. Apakah yang Anda lakukan? menggerutu, mencaci maki pemerintah atau Anda mengumpulkan massa untuk berdemo di depan istana dan gedung DPR/MPR?
Apapun yang Anda lakukan itu semua hak Anda. Namun saya ingin bertanya, apakah semua itu bermanfaat bagi kita? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemberlakuan <a href="http://www.inspiratif.com/2008/05/22/demonstrasi-menolak-kenaikan-bbm-efektifkah/">kenaikan BBM</a> semakin dekat (menurut pemerintah akhir mei ini), Besaran kenaikannya berkisar 25 persen sampai 30 persen. Apakah yang Anda lakukan? menggerutu, mencaci maki pemerintah atau Anda mengumpulkan massa untuk berdemo di depan istana dan gedung DPR/MPR?<span id="more-26"></span></p>
<p>Apapun yang Anda lakukan itu semua hak Anda. Namun saya ingin bertanya, apakah semua itu bermanfaat bagi kita? apakah dengan gerutuan, cacian dan makian akan menurunkan BBM?</p>
<p>Kalau boleh saya bantu jawab, itu semua tidak akan membuat harga BBM kita turun kembali, terlebih lagi tidak akan menyelesaikan masalah bangsa ini, bahkan menambah masalah.</p>
<p>Pertanyaan selanjutnya adalah apa yang harus kita lakukan?<br />
Pertama, saya menyarankan untuk bersyukur. Maksudnya bukan bersyukur atas kenaikan BBM, tapi kita bersyukur karena masih bisa menikmati BBM, kita masih bisa menggunakan <a href="http://www.inspiratif.com/2008/06/09/adi-chandra-penemu-motor-angin/">kendaraan</a> dengan semestinya, bersyukur karena kita masih bisa makan dan ribuan alasan syukur lainnya. Kita masih ingat ada beberapa daerah di Indonesia yang masih kelaparan.</p>
<table>
<tr>
<td><img src="http://inspiratif.com/images/ads/square/default.png"/></td>
<td><!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=8f3xW%2BN6h7g%3D&#038;cid=1mKE6FR8OXo%3D&#038;chan=0NxsFGASQ1M%3D&#038;type=5&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=3D81EE" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></td>
</tr>
</table>
<p>Kedua, ada beberapa kelompok masyarakat yang menjawab kenaikan BBM ini dengan <strong>kreatifitas</strong>, mereka melakukan berbagai cara untuk mencari <strong>solusi</strong>. Diantaranya beberapa kelompok masyarakat di Garut yang memproses <a href="http://www.inspiratif.com/2008/06/12/sepeda-motor-berbahan-bakar-biogas-ciptaan-bambang-permadi/">kotoran sapi</a> menjadi gas yang digunakan untuk memasak, di daerah lain ada orang yang memanfaatkan panas sinar matahari sebagai pengganti minyak tanah dan gas elpiji, sebagian warga Jakarta yang merasa perlu untuk mengurangi polusi udara sekaligus <strong>menghemat BBM</strong> menggunakan sepeda ke tempat kerjanya.</p>
<p>Solusi seperti itu yang diperlukan bangsa ini, coba perhatikan!, mereka yang menjawab kenaikan BBM dengan <a href="http://www.inspiratif.com">solusi</a> tidak merepotkan siapapun, bahkan memberikan imbas yang positif kepada kita semua.</p>
<p>Hidup akan lebih indah, nyaman, aman dan tentram dengan bersyukur. Hidup ini akan terasa sumpek dan sempit jika hanya diisi dengan keluhan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inspiratif.com/solusi-kenaikan-bbm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BBM kok naik lagi&#8230;!</title>
		<link>http://www.inspiratif.com/bbm-kok-naik-lagi/</link>
		<comments>http://www.inspiratif.com/bbm-kok-naik-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 01:59:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DS Rachmat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[bahan pokok]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan BBM]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan biaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[optimistis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsrachmat.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah ungkapan yang wajar di tengah kabar pemerintah akan menaikan harga BBM. Anda kecewa, biasa saja atau menganggap sebuah peristiwa yang wajar di tengah kenaikan harga minyak dunia yang melambung tinggi?
Apapun pendapat Anda itul hak Anda dalam mengungkapkan pendapat, namun saya ingin mengajak kita semua kepada situasi yang lebih nyaman dan elegan jauh dari cacian, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah ungkapan yang wajar di tengah kabar pemerintah akan menaikan harga BBM. Anda kecewa, biasa saja atau menganggap sebuah peristiwa yang wajar di tengah kenaikan harga minyak dunia yang melambung tinggi?<span id="more-25"></span></p>
<p>Apapun pendapat Anda itul hak Anda dalam mengungkapkan pendapat, namun saya ingin mengajak kita semua kepada situasi yang lebih nyaman dan elegan jauh dari cacian, makian atau umpatan.</p>
<table>
<tr>
<td><img src="http://inspiratif.com/images/ads/square/default.png"/></td>
<td><!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=8f3xW%2BN6h7g%3D&#038;cid=1mKE6FR8OXo%3D&#038;chan=0NxsFGASQ1M%3D&#038;type=5&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=3D81EE" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></td>
</tr>
</table>
<p>Faktanya harga minyak dunia saat ini sudah melebihi dari asumsi APBD pemerintah, saat ini saja harga minyak dunia sudah melebihi angka $120 per barel, tidak bisa dipungkiri lagi kenaikan ini berdampak besar dengan anggaran belanja pemerintah kita, namun bukan itu yang ingin saya sampaikan pada tulisan ini.</p>
<p>Setidaknya ada dua pandangani dari masyarakat kita dalam menghadapi kenaikan BBM ini, pesimis dan optimis.</p>
<p>Bagi kaum pesimistis, menganggap bahwa mereka tidak akan sanggup lagi menanggung biaya hidup yang sudah diluar kemampuannya, mereka akan menderita, karena saat ini saja sudah menderita, apalagi kalau BBM naik. Bahkan pendapat semacam ini didukung oleh berbagai media pemberitaan yang memberikan fakta-fakta yang seolah-olah mengiyakan pendapat mereka.</p>
<p>Bagi kaum optimistis, menganggap bahwa kenaikan BBM merupakan salah satu tantangan hidup yang mau tidak mau atau diharapkan ataupun tidak, akan tetap terjadi. Entah itu dalam bentuk kenaikan BBM, kenaikan bahan pokok atau tantangan dalam bentuk lain yang menguji mental kita.</p>
<p>Kalau boleh saya berpendapat, saya lebih setuju pendapat yang kedua, memang betul kita tidak akan lepas dari ujian hidup. Bagi Anda kaum pesimistis, adalah hal yang wajar jika berpendapat demikian, namun saya ingin mengajak Anda <em>flashback</em>, bukankah kita sudah mengalami beberapa kenaikan BBM, bahan pokok, biaya pendidikan beberapa waktu lalu, bahkan kita pernah mengalami keadaan ekonomi yang paling buruk yaitu pada tahun 1998.</p>
<p>Tapi lihat sekarang!, bukankah kita masih hidup, masih menghirup udara segar, masih bisa makan dan minum dengan cukup, bahkan masih bisa merasakan duduk di bangku pendidikan.</p>
<p>Ayolah..! Hidup hanya sekali, jangan habiskan waktu kita hanya dengan cacian, makian dan umpatan. Menjalani hidup dengan penuh keikhlasan dan kesabaran akan memperindah lukisan hidup kita yang kelak akan kita persembahkan kepada anak dan cucu kita.</p>
<p>Hidup adalah pilihan, silahkan Anda memilih jalan pikiran Anda.</p>
<p>Semoga dapat menginspirasi.</p>
<p>Salam<br />
DS Rachmat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inspiratif.com/bbm-kok-naik-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
