<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inspiratif.Com - Inspirasi Positif. &#187; Kenaikan BBM</title>
	<atom:link href="http://www.inspiratif.com/tag/kenaikan-bbm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.inspiratif.com</link>
	<description>Tulisan, kisah dan cerita inspiratif untuk direnungkan.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 May 2010 02:43:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>BBM Naik! Apa solusi Anda?</title>
		<link>http://www.inspiratif.com/bbm-naik-apa-solusi-anda/</link>
		<comments>http://www.inspiratif.com/bbm-naik-apa-solusi-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 May 2008 01:47:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DS Rachmat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan BBM]]></category>
		<category><![CDATA[solusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsrachmat.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Kita sepakat bahwa kenaikan BBM cukup memberatkan kita, namun lain halnya jika kita mempunyai solusinya. Sebagai contoh komunitas Nebeng.Com yang meng &#8211; organize orang-orang yang mau nebeng dan berbagi tebengan dan Bike To Work komunitas pekerja yang menggunakan sepeda ke tempat kerja. 
Lalu apa solusi Anda dalam rangka mengatasi dampak kenaikan BBM? Ingat rakyat menunggu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita sepakat bahwa <a href="http://www.inspiratif.com/2008/06/09/adi-chandra-penemu-motor-angin/">kenaikan BBM</a> cukup memberatkan kita, namun lain halnya jika kita mempunyai solusinya. Sebagai contoh komunitas <a rel="no follow" href="www.nebeng.com">Nebeng.Com</a> yang meng &#8211; organize orang-orang yang mau nebeng dan berbagi tebengan dan <a rel="no follow" href="www.b2w-indonesia.or.id">Bike To Work</a> komunitas pekerja yang menggunakan sepeda ke tempat kerja. <span id="more-31"></span></p>
<p>Lalu apa <a href="http://www.inspiratif.com">solusi</a> Anda dalam rangka mengatasi dampak <a href="http://www.inspiratif.com/2008/06/12/sepeda-motor-berbahan-bakar-biogas-ciptaan-bambang-permadi/">kenaikan BBM</a>? Ingat rakyat menunggu solusi Anda! Berikan pendapat dan ide-ide brilian Anda!<br />
DS Rachmat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inspiratif.com/bbm-naik-apa-solusi-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenaikan BBM Di Mata BJ Habibie</title>
		<link>http://www.inspiratif.com/kenaikan-bbm-di-mata-bj-habibie/</link>
		<comments>http://www.inspiratif.com/kenaikan-bbm-di-mata-bj-habibie/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 18:26:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DS Rachmat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[habibie]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan BBM]]></category>
		<category><![CDATA[mantan presiden]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsrachmat.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Dengan penuh semangat Mantan Presiden BJ Habibie mengatakan bahwa &#8220;&#8230;Hentikan berpolemik!, eksekutif dan legislatif harus bekerjasama&#8230;.&#8221; ungkapan ini dikeluarkan pada program Todays Dialogue yang disiarkan METRO TV pada pukul 22.00 tanggal 14 mei 2008.
Dialog ini cukup menarik karena mengangkat tema kenaikan BBM dunia yang berdampak pada perekonomian dalam negeri. Dihadiri oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan penuh semangat Mantan Presiden BJ Habibie mengatakan bahwa &#8220;&#8230;Hentikan berpolemik!, eksekutif dan legislatif harus bekerjasama&#8230;.&#8221; ungkapan ini dikeluarkan pada program Todays Dialogue yang disiarkan METRO TV pada pukul 22.00 tanggal 14 mei 2008.</p>
<p>Dialog ini cukup menarik karena mengangkat tema <a href="http://www.inspiratif.com/2008/05/22/demonstrasi-menolak-kenaikan-bbm-efektifkah/">kenaikan BBM</a> dunia yang berdampak pada perekonomian dalam negeri. Dihadiri oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla, Amien Rais tokoh reformasi, Kwik Kian Gie dan mantan kepada BIN Hendro Priyono.<span id="more-27"></span></p>
<div class="square">
<p>
<!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=8f3xW%2BN6h7g%3D&#038;cid=1mKE6FR8OXo%3D&#038;chan=0NxsFGASQ1M%3D&#038;type=5&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=3D81EE" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ -->
</p>
</div>
<p>Anda bisa membayangkan jalannya dialog yang terjadi pada saat itu, seperti biasa ketika ada dialog antara pemerintahan sekarang dan mantan pejabat pada pemerintahan sebelumnya.</p>
<p>Terkadang momen ini dijadikan kesempatan oleh para oknum yang ingin menjabat kembali atau yang berseberangan, untuk menyerang pemerintah, dengan maksud untuk menggoyang pemerintahan saat ini.</p>
<p>Namun pada malam tersebut ada yg berbeda dengan salah satu narasumbernya, yakni Mantan Presiden BJ Habibie, beliau melihat permasalahan yang dihadapi bangsa ini dengan proposional, artinya beliau menyadari bahwa kenaikan BBM ini adalah sebagai imbas dari naiknya harga BBM di tingkat dunia, karena ada permintaan yang meningkat dari negara China dan India yang sedang tumbuh.</p>
<p>&#8220;&#8230;.kita harus mulai mengurangi ketergantungan kita terhadap luar negeri&#8230;.&#8221; maksud beliau adalah harga minyak di dalam negeri dibiarkan mengikuti harga pasar, seperti halnya di negara Singapore, namun beliau menambahkan &#8220;&#8230;sebelum dinaikan harus dipersiapkan terlebih dahulu&#8230;.&#8221;. Jadi pemerintah tidak perlu mensubsidi BBM di dalam negeri, tetapi memindahkan subsidi kepada pendidikan, biaya kesehatan gratis.</p>
<p>Sayang sekali ide-ide segar beliau tidak bisa saya dengarkan lebih lama, karena waktu satu jam tidak terasa. Minggu depan akan disiarkan kelanjutannya.</p>
<p>Dalam program dialog ini mantan Presiden BJ Habibie menekankan untuk tidak berpolemik dan bagi eksekutif dan legislatif harus bekerjasama.</p>
<p>Terkadang saya heran sama bangsa ini, orang-orang seperti BJ Habibie ini kok dibiarkan begitu saja. Maksudnya, jarang sekali orang-orang cerdas seperti beliau diajak bermusyawarah untuk mengatasi masalah bangsa yang cukup kompleks ini. Apakah kita tidak membutuhkan orang-orang yang mampu &#8220;berfikir&#8221;? ataukah kita hanya memerlukan orang-orang yang pandai berpolitik dan berpolemik saja?</p>
<p>Padahal bangsa ini mempunyai sumber daya manusia yang tidak kalah dengan negara lain, buktinya banyak sekali anak-anak Indonesia lulusan luar negeri memilih untuk berkarir di tempatnya menuntut ilmu. Mereka tersebar di beberapa negara maju, seperti Amerika Serikat, Jepang, Australia belum lagi negara-negara di Eropa.</p>
<p>Bangsa ini menantikan pemimpin yang matang dan mempunyai pemikiran yang dewasa. Andakah orangnya?</p>
<p>Semoga terinspirasi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inspiratif.com/kenaikan-bbm-di-mata-bj-habibie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BBM kok naik lagi&#8230;!</title>
		<link>http://www.inspiratif.com/bbm-kok-naik-lagi/</link>
		<comments>http://www.inspiratif.com/bbm-kok-naik-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 01:59:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>DS Rachmat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[bahan pokok]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan BBM]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan biaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[optimistis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dsrachmat.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah ungkapan yang wajar di tengah kabar pemerintah akan menaikan harga BBM. Anda kecewa, biasa saja atau menganggap sebuah peristiwa yang wajar di tengah kenaikan harga minyak dunia yang melambung tinggi?
Apapun pendapat Anda itul hak Anda dalam mengungkapkan pendapat, namun saya ingin mengajak kita semua kepada situasi yang lebih nyaman dan elegan jauh dari cacian, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah ungkapan yang wajar di tengah kabar pemerintah akan menaikan harga BBM. Anda kecewa, biasa saja atau menganggap sebuah peristiwa yang wajar di tengah kenaikan harga minyak dunia yang melambung tinggi?<span id="more-25"></span></p>
<p>Apapun pendapat Anda itul hak Anda dalam mengungkapkan pendapat, namun saya ingin mengajak kita semua kepada situasi yang lebih nyaman dan elegan jauh dari cacian, makian atau umpatan.</p>
<table>
<tr>
<td><img src="http://inspiratif.com/images/ads/square/default.png"/></td>
<td><!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=8f3xW%2BN6h7g%3D&#038;cid=1mKE6FR8OXo%3D&#038;chan=0NxsFGASQ1M%3D&#038;type=5&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=3D81EE" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></td>
</tr>
</table>
<p>Faktanya harga minyak dunia saat ini sudah melebihi dari asumsi APBD pemerintah, saat ini saja harga minyak dunia sudah melebihi angka $120 per barel, tidak bisa dipungkiri lagi kenaikan ini berdampak besar dengan anggaran belanja pemerintah kita, namun bukan itu yang ingin saya sampaikan pada tulisan ini.</p>
<p>Setidaknya ada dua pandangani dari masyarakat kita dalam menghadapi kenaikan BBM ini, pesimis dan optimis.</p>
<p>Bagi kaum pesimistis, menganggap bahwa mereka tidak akan sanggup lagi menanggung biaya hidup yang sudah diluar kemampuannya, mereka akan menderita, karena saat ini saja sudah menderita, apalagi kalau BBM naik. Bahkan pendapat semacam ini didukung oleh berbagai media pemberitaan yang memberikan fakta-fakta yang seolah-olah mengiyakan pendapat mereka.</p>
<p>Bagi kaum optimistis, menganggap bahwa kenaikan BBM merupakan salah satu tantangan hidup yang mau tidak mau atau diharapkan ataupun tidak, akan tetap terjadi. Entah itu dalam bentuk kenaikan BBM, kenaikan bahan pokok atau tantangan dalam bentuk lain yang menguji mental kita.</p>
<p>Kalau boleh saya berpendapat, saya lebih setuju pendapat yang kedua, memang betul kita tidak akan lepas dari ujian hidup. Bagi Anda kaum pesimistis, adalah hal yang wajar jika berpendapat demikian, namun saya ingin mengajak Anda <em>flashback</em>, bukankah kita sudah mengalami beberapa kenaikan BBM, bahan pokok, biaya pendidikan beberapa waktu lalu, bahkan kita pernah mengalami keadaan ekonomi yang paling buruk yaitu pada tahun 1998.</p>
<p>Tapi lihat sekarang!, bukankah kita masih hidup, masih menghirup udara segar, masih bisa makan dan minum dengan cukup, bahkan masih bisa merasakan duduk di bangku pendidikan.</p>
<p>Ayolah..! Hidup hanya sekali, jangan habiskan waktu kita hanya dengan cacian, makian dan umpatan. Menjalani hidup dengan penuh keikhlasan dan kesabaran akan memperindah lukisan hidup kita yang kelak akan kita persembahkan kepada anak dan cucu kita.</p>
<p>Hidup adalah pilihan, silahkan Anda memilih jalan pikiran Anda.</p>
<p>Semoga dapat menginspirasi.</p>
<p>Salam<br />
DS Rachmat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inspiratif.com/bbm-kok-naik-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
