Ketika saya menulis blog ini, jam di komputer saya sudah menunjukan pukul 21.25, ditemani alunan lagu Boyz II men di keheningan gelapnya malam, maka tertuanglah tulisan ini.
Malam itu saya iseng buka friendster, entah kenapa tiba-tiba saja ada keinginan untuk melihat deretan teman-teman saya di friendster. Tanpa disadari, mata saya tertuju pada foto teman saya yang sudah almarhum. Disitu tertulis testimonial dari sahabat-sahabatnya yang indah sekali. Doa-doa yang teriring dari hati yang ikhlas sebagai tanda cintanya kepada beliau. Doa pengantar ke alam yang tenang dan abadi.
Continue reading